Teks Tanggapan Kritis - Pelajar Bermotor
Era
globalisasi membuat banyak perubahan, termasuk mudahnya berbagai jenis
transportasi canggih masuk ke dalam negeri. Hal ini membuat berbagai tren baru
muncul di kalangan remaja. Salah satunya, yaitu tren pelajar mengendarai motor
ke sekolah. Ada banyak alasan yang membuat pelajar mengendarai motor ke
sekolah, padahal mereka tahu itu adalah sebuah pelanggaran.
Fenomena
pelajar mengendarai motor ke sekolah tidak hanya terjadi di daerah perkotaan,
namun juga di desa-desa terpencil. Mereka cenderung ingin selalu tampil up to date agar mereka tidak dikatakan
ketinggalan zaman. Alasan yang semakin memperkuat adalah
karena orang tua mereka sibuk dengan pekerjaan yang padat. Kesibukan orang tua
membuat mereka tidak bisa meluangkan waktunya untuk mengantar dan menjemput
anaknya bersekolah.
Dalam tren pelajar mengendarai motor ke
sekolah memunculkan berbagai pendapat tentang kelebihan dan kekurangannya. Ada
yang berpendapat bahwa berkendara motor sendiri ke sekolah lebih praktis, hemat
waktu dan efisien. Siswa tidak perlu menunggu jemputan atau kendaraan umum yang
lewat. Selain itu, mereka juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tarif
kendaraan umum yang mereka tumpangi.
Pendapat lain mengatakan bahwa
mengendarai motor ke sekolah dapat melatih kemandirian anak karena siswa bisa
langsung berangkat dan pulang sekolah sendiri. Hal ini mengurangi
ketergantungan mereka terhadap orang tua. Selain itu, tanggung jawab mereka
akan terlatih terhadap motor yang dibawanya.
Namun berbagai anggapan miring mengenai
tren ini pun bermunculan. Sebagian besar pelajar yang mengendarai motor
merupakan remaja di bawah umur yang belum memiliki SIM sehingga dapat dikatakan
mereka melanggar peraturan. Banyak pelajar yang mengendarai motornya dengan
ugal-ugalan, terkadang membahayakan pengguna jalan lainnya. Penggunaan motor
oleh remaja juga banyak mendukung terjadinya penyimpangan. Penyimpangan ini
biasa terjadi pada saat pulang sekolah. Biasanya para pelajar yang mengendarai
motor sendiri tidak langsung pulang, tetapi mereka nongkrong terlebih
dahulu.
Dengan demikian, penggunaan sepeda motor
seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan remaja. Para pengendara motor harus
memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Persyaratan tersebut meliputi umur
minimal 17 tahun, telah lulus uji mengendarai sepeda motor, dan telah memiliki
SIM dan STNK. Pengawasan pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah harus
maksimal. Pengawasan ini harus dilakukan tidak hanya oleh orang tua, tetapi
juga aparat keamanan lalu lintas, masyarakat, juga guru agar hal-hal yang tidak
diinginkan dari pelajar yang mengendarai sepeda motor tidak akan terjadi.

terima kasih ini sangat membantu :)
BalasHapusTerima kasih kembali Putri Bella, senang bisa membantu:)
Hapuskak, saya mau tanya. kalo yang sekarang kan struktur teks tanggapan kritis udah berubah jadi evaluasi, deskripsi teks, dan penegasan ulang, itu ada di paragraf mana aja ya?? terimakasi:)
HapusHai Lauda Raissa, wah maaf ya saya juga belum terlalu paham dgn penggunaan struktur baru teks tanggapan kritis. Tp, sesuai yg baru saya baca di http://www.materikelas.com/2015/12/teks-tanggapan-kritis-pengertian-ciri.html , kurang lebih struktur teks "Pelajar Bermotor" adalah sbb:
Hapus- paragraf 1 = evaluasi
- paragraf 2 sampai 5 = deskripsi teks
- paragraf 6 = penegasan ulang.
nb. untuk paragraf 6, pola penyajiannya bisa diubah supaya sesuai dgn kriteria struktur penegasan ulang. Semoga bermanfaat:)
thanks..... bantuannya....
BalasHapusyou are welcome, senang bisa membantu.
Hapusterimakasih sangat membantu tugas saya.. :)
BalasHapusmaaf mau tanya, kalimat yg direvisi dari teks diatas yang mana ya? dan strukturnya dari paragraf berapa sampe berapa? terimakasih sebelumnya :)
untuk struktur: paragraf 1 merupakan orientasi, paragraf 2 evaluasi, paragraf 3, 4, dan 5 tafsiran, paragraf 6 merupakan simpulan. senang bisa membantu:)
HapusMakasih yaa, sanagat membantu.
BalasHapusMakasih yaa, sanagat membantu.
BalasHapusSama samaa, senang bisa membantu:)
HapusTrims ya:) sangat membantu bgt ini...
BalasHapusSama sama, senang bisa membantu:)
Hapusterima kasih ya ini sangat membantu, kira-kira ini sumbernya dari mana ya ?
BalasHapusTerima kasih kembali, ini tugas kelompok saya sm teman2 disekolah jdi kami yang menyusun berdasarkan informasi dari berbagai sumber:) senang bisa membantu.
Hapusbermnafaat sekali, silahkan juga kunjungi:
BalasHapusKumpulan tugas dan materi pelajaran (materikelas.com)
TEKS TANGGAPAN KRITIS : Pengertian, Struktur, Ciri Teks, Kaidah Kebahasaan, dan Contoh Teks Tanggapan Kritis
terima kasih, wah sepertinya akan sangat membantu. thanks for the links:)
Hapusmakasih sangat berguna
BalasHapussyukron sangat membantu sekali ;)
BalasHapussyukron sangat membantu sekali ;)
BalasHapusGagasan utama setiap paragraf apa kak?
BalasHapusGagasan utama setiap paragraf apa kak?
BalasHapusKak saya mau tanya konjungsi koordinatif,subordinatif,dan korelatif beserta bukti kalimatnya yang mana aja ya??
BalasHapusKak saya mau tanya konjungsi koordinatif,subordinatif,dan korelatif beserta bukti kalimatnya yang mana aja ya??
BalasHapusMakasih ya kak Tugas saya akhirnya selesai
BalasHapusBagus ceritanya sampe masuk lks bahasa indonesia saya
BalasHapusKEREN rapi lagi cara nyusunnya
BalasHapusPro mana ya
BalasHapusPro ya yang mana
BalasHapusKak saya mw tanya sebab akibat dlam teks tersebut yang mana yaa
BalasHapus